Tuesday, December 29, 2015

Karena kekasih yang baik adalah ia yang selalu mendukung hal yang baik untuk kekasihnya, yang tidak pernah menjauhkan kekasihnya dari teman-temannya.
Karena cinta tak perlu mengekang, kekasih yang baik tau jalan untuknya kembali.

Sunday, December 27, 2015

Karena Mata Tak Dapat Berbohong

Ketika hati tak dapat lagi menampung beban
Ketika mulut tak sanggup untuk berucap
Hanya mata yang bisa mengeluarkan air mata

Saturday, December 12, 2015

Cerita berawal dari sini, ketika kami akan terpisah cukup lama. Entah apa yang akan terjadi di hari-hari berikutnya. Semoga apa yang kita doakan selama ini menjadi kenyataan, hanya bisa berdoa agar Tuhan memang membuat kita berpisah untuk bersatu kembali seperti khayalan yang selama ini kita ceritakan.
Aku hanya berharap kau selalu bahagia dan baik baik saja disana. Kalaupun kita tidak bisa bersama nantinya, aku harap kita selalu bisa didekatkan sebagai saudara dan sahabat seperti sebelum cerita ini dimulai.
Terima kasih untuk selalu mengajarkan tentang keikhlasan, bahwa kita harus saling mengikhlaskan dari sekarang apa bila kita bukan ditakdirkan untuk bersama.
Terima kasih untuk selalu menghapus air mata ini ketika menangis, selalu mencoba memberikan kebahagiaan di saat orang lain membuatku bersedih.
Terima kasih untuk selalu ada ketika aku merasa sendiri, memberikan semangat di setiap harinya.
Aku hanya bisa berharap khayalan kita selama ini akan dibuat nyata oleh Tuhan, dilukiskan dengan lebih indah lagi. Semoga kita selalu didekatkan dalam setiap doa doa yang kita ucapkan.

Cerita berawal dari sini, ketika kami akan terpisah cukup lama. Entah apa yang akan terjadi di hari-hari berikutnya. Semoga apa yang kita doakan selama ini menjadi kenyataan, hanya bisa berdoa agar Tuhan memang membuat kita berpisah untuk bersatu kembali seperti khayalan yang selama ini kita ceritakan.
Aku hanya berharap kau selalu bahagia dan baik baik saja disana. Kalaupun kita tidak bisa bersama nantinya, aku harap kita selalu bisa didekatkan sebagai saudara dan sahabat seperti sebelum cerita ini dimulai.
Terima kasih untuk selalu mengajarkan tentang keikhlasan, bahwa kita harus saling mengikhlaskan dari sekarang apa bila kita bukan ditakdirkan untuk bersama.
Terima kasih untuk selalu menghapus air mata ini ketika menangis, selalu mencoba memberikan kebahagiaan di saat orang lain membuatku bersedih.
Terima kasih untuk selalu ada ketika aku merasa sendiri, memberikan semangat di setiap harinya.
Aku hanya bisa berharap khayalan kita selama ini akan dibuat nyata oleh Tuhan, dilukiskan dengan lebih indah lagi. Semoga kita selalu didekatkan dalam setiap doa doa yang kita ucapkan.

Friday, December 11, 2015

12 Desember, Dini Hari

Kau tau kawan, hal yang paling menyedihkan di dunia ini adalah berharap dan harapanmu hanya berujung dengan khayalanmu saja.

Saturday, December 5, 2015

Diam, mungkin itu lebih baik daripada harus membicarakan hal tersebut. Entahlah aku bingung bagaimana seharusnya aku bersikap. Aku hanya ingin yang terbaik untukmu, tetapi aku tidak suka untuk membicarakan itu. Aku sudah tau bahwa kita harus jauh, tapi hal itu tidak perlu dibicarakan menurutku. Biarkan berjalan apa adanya, mengalir, sampai saatnya kita dipertemukan lagi. Karena perpisahan adalah hal yang paling tidak kusukai.

Monday, November 30, 2015

Sajak Desember

kutanggalkan mantel serta topiku yang tua
ketika daun penanggalan gugur
lewat tengah malam. kemudian kuhitung
hutang-hutangku pada-Mu

mendadak terasa: betapa miskinnya diriku;
di luar hujan pun masih kudengar
dari celah-celah jendela. ada yang terbaring
di kursi letih sekali

masih patutkah kuhitung segala milikku
selembar celana dan selembar baju
ketika kusebut berulang nama-Mu; taram
temaram bayang, bianglala itu

Sapardi Djoko Damono

Tuesday, November 24, 2015

24 November, menjelang malam

Yaa Allah, berikan aku kemudahan dan kelancaran untuk mendapatkan rezeki. Rezeki yang halal, yang berkah, yang kau ridhoi datangnya rezeki tersebut. Rezeki yang tidak mengambil rezeki orang lain, yang tidak merugikan orang lain, dan memberikan manfaat bagi orang banyak.

Sunday, November 22, 2015

Karena menunggu itu menyakitkan buatku. Terserah kau mau berkata tentang sifat yang kekanakan atau apapun. Bagiku menunggu tetaplah tidak menyenangkan. Aku tau sabar adalah jawabannya, tetapi ketika aku menunggu banyak sekali imajinasi didalam pikiranku yang datang. Bagiku membuat orang menunggu adalah salah satu dari tindakan tidak menghargai orang lain. Karena kita tidak mengetahui apa yang akan terjadi ketika orang tersebut menunggu.

Friday, November 20, 2015

Semoga kita adalah jawaban dari doa-doa yang kita bisikkan dalam sujud-sujud kita selama ini. Karena aku yakin Allah mendekatkan kita untuk suatu alasan, memberikan pelajaran tentang bersyukur pasti adalah salah satunya. Dan semoga ini adalah cerita yang berujung tangis haru bahagia untuk kita.

Saturday, November 14, 2015

Ketika sang pengobat rindu tidak dapat mengobati, lebih baik tidak pernah ada rindu itu terbersit.

Thursday, November 12, 2015

Sorry

Maaf, mungkin hanya itu yang bisa saya katakan. Entahlah, akupun bingung meminta maaf untuk apa, tapi rasa bersalah ini datang begitu saja.
Rasa itu pasti ada, terselip di lembaran-lembaran cerita, berada di antara kebingungan, bergulir di sela-sela kegalauan. Rasa yang mungkin hanya aku yang dapat merasakannya. Rasa yang membuatku sangat bahagia sekarang.
Ketika kau menyempatkan datang disela kesibukanmu, ketika kau tiba-tiba memberikan es krim saat perasaanku sedang kacau, ketika kau berusaha bangun lebih pagi agar bisa bertemu.
Tapi, bukan itu yang membuat aku merasakan kebahagiaan ini. Bukan hanya itu. Disaat kau memberikan semangat waktu aku membutuhkannya. Disaat kau mengingatkan waktu aku lupa akan tujuanku. Disaat kau menemaniku waktu aku sendiri. Disaat kau menghapus air mataku waktu aku menangis. Disaat kau sangat menghargaiku dengan segala kekurangan yang kumiliki. Semua itu hal-hal yang mungkin sulit aku dapatkan nanti beberapa bulan kedepan.
Maaf sudah menjadi beban, maaf sudah menyulitkan, maaf atas segala kekurangan, maafkan aku yang jauh dari sempurna.

Wednesday, October 28, 2015

28 Oktober, sesak

Assalamualaikum ayah sayang. Sesak sekali malam ini. Maaf ria ndak bisa jaga kesehatan. Asap tebal sekali disini.
Ayah ria rindu, rindu sekali. Tapi ndak bisa sama sekali terbayang wajah ayah yang bahagia. Tiap ngebayangin pasti wajah ayah yang dirumah sakit, wajah ayah yang terakhir kali ria liat.
Ayah ria rindu, rindu setiap jam 10 pagi sebelum ayah makan siang disuruh masak nasi. Rindu setiap sore sepulang ayah dari pergi disuruh ayah buat teh manis. Rindu dijemput sama ayah waktu habis les atau sekolah. Rindu mampir dulu kemana mana setelah ayah jemput ria.
Ayah ria rindu. Maaf malam ini cengeng lagi.

Saturday, October 24, 2015

Butuh istirahat, butuh menenangkan diri ke suatu tempat, dimana hanya ada aku dan diriku sendiri tanpa gangguan dari manapun. Mungkin, mungkin aku akan mengunjungimu, kepada kau orang yang akan kutemui nanti.

Friday, October 23, 2015

Senang sekali mengetahui bahwa ada orang yang memperjuangkanmu ketika kau memperjuangkan orang lain tetapi selalu dihiraukan.
Mengetahui bahwa ada banyak sekali yang menyayangimu ketika kau selalu merasa kesepian dan merasa sendiri.
Mengetahui bahwa ada yang selalu merindukanmu ketika kau merindukan seseorang dan tidak mampu mengatakannya.
Karena cinta menurutku tidak selalu memperjuangkan, menyayangi, dan merindukan, tetapi harus ada timbal balik yang sesuai agar dapat mempertahankannya. Ketika kau merasa lelah memperjuangkan, menyayangi, dan merindukannya, berhentilah sejenak, lihat disekeliling, adakah orang lain yang merasakan apa yang kau rasakan terhadapmu? Karena kau tau bagaimana rasanya, dan sepertinya kau tau harus melakukan apa.

Thursday, October 22, 2015

Karena kebohongan tetaplah kebohongan. Tidak ada yang baik dalam hal itu. Entah diselipkan embel-embel "bohong untuk kebaikan" bohong tetaplah bohong. Akan lebih sakit bila yang dibohongi mengetahui kalau dia sudah dibohongi dibandingkan mengetahui kebenaran yang sebenarnya. Karena kebohongan tetaplah kebohongan.

22 Oktober, sudah mulai malam

Entahlah, tidak merasakan apapun yang spesial hari ini. Tetapi ada terbersit rasa kecewa, entah untuk siapa dan karena apa. Merasa dikecewakan, tetapi akupun bingung siapa yang mengecewakan. Merasa ditinggalkan, tetapi bingung siapa yang meninggalkan. Merasa terasingkan, merasa sendiri, merasa tidak dianggap.
Entahlah, mungkin hanya perasaanku saja.

Tuesday, October 20, 2015

Kepada-Mu

Sekali lagi Tuhan, sekali lagi aku memohon kepada-Mu.
Bila perasaan yang aku rasakan sekarang, bahagia yang aku dapatkan sekarang, dan seluruh yang ada padaku sekarang dapat menyakiti hati dan perasaan orang lain, maka cabutlah semuanya, ambil dan simpan untukku nanti ketika tidak ada lagi yang tersakiti.

Sunday, October 18, 2015

Minggu, 18 Oktober 2015

Hari ini aku belajar, belajar banyak sekali terutama untuk bersyukur atas segala hal yang sudah dimiliki saat ini.
Bersyukur sudah lahir dari keluarga yang bercukupan, disayangi oleh orang-orang disekitar, tinggal dilingkungan yang nyaman, makan dengan gizi yang tercukupi, berpakaian pantas kemanapun aku pergi, dan hal-hal kecil lainnya yang luput dari pandanganku saat ini.
Pembelajaran ini didapatkan bukan dari orang yang terkenal, bukan pula dari mereka yang telah sukses hidupnya. Pembelajaran ini didapat dari mereka yang tinggal di dinas sosial dan panti rehabilitasi. Mereka yang di tangkap karena dianggap meresahkan, kemudian di pelihara disini. Mereka adalah anak-anak yang hebat sekali, yang sudah berusaha lebih dari seharusnya apa yang mereka usahakan di umur mereka yang sekarang.
Terima kasih sudah memberikan aku pembelajaran hidup yang sangat berharga, terima kasih sudah menjadi guru yang memberikan ilmu yang tidak diajarkan dimanapun. Sekali lagi terima kasih banyak.

Friday, October 16, 2015

Berbuat baiklah tanpa harus mengharapkan imbalan.
Berbuat baik dengan tulus dan ikhlas tidak akan membuatmu merugi.
Bahkan berbuat baik dengan mereka yang telah berbuat buruk kepadamu.
Karena pertolongan ketika kau membutuhkan akan datang untukmu dari arah manapun.
Karena perbuatan baik pasti akan dibalas baik, memang tidak selalu melalui orang yang kau tolong sebelumnya.

Sunday, October 11, 2015

12 Oktober 2015

Selamat ulang tahun ayah sayang. Selalu rindu ayah setelah 6 tahun ini. Nanti siang rencananya bakal jenguk ayah lagi. Ayah semoga bahagia yaa disana.
Ayah, maafin ria belum bisa kasih apa-apa sewaktu ayah masih ada. Ria cuma taunya nyusahin ayah dari kecil sampe ayah pergi. Tapi ria janji, bakalan bahagiain ibuk, buat ibuk bangga.
Tungguin ria hari ini ya yah, love you yah.

Saturday, October 3, 2015

Tahun ke 6, 4 Oktober 2015

Ayah, sudah 6 tahun lo ayah pergi. Disini semakin terbiasa, semakin kuat, semakin hidup lagi. Walaupun begitu kami masih tetap rindu ayah, masih sering berandai-andai kalau ayah masih ada.
Ayah, sebentar lagi ria juga ulang tahun. Dari ulang tahun yang ke 16 dulu sampai sekarang, kado yang ria minta ke ayah cuma satu, ayah dateng ke mimpi ria. Ria rindu, sudah lama sekali rasanya ayah tidak dateng ke mimpi ria.
Ayah, ria mencoba menjadi wanita dewasa seutuhnya. Berpikir realistis dengan kehidupan yang akan datang. Tapi, ayah tau kan ria belum sekuat itu? Ria minta maaf belum bisa jadi anak yang baik untuk ayah, untuk ibuk. Belum bisa jadi saudara yang baik untuk kak nopi, yuk dwi, dan ican. Ria minta maaf belum bisa kasih lampu yang banyak buat ayah, belum bisa nerangin ayah disana, ria masih suka cengeng, masih suka ngeluh dengan kehidupan sekarang. Tapi ria janji, ria berusaha untuk selalu kirim lampu setiap hari buat ayah, jadi anak ayah yang kuat, yang bisa buat ibuk bahagia. Sekali lagi ria minta maaf belum bisa jadi anak yang baik buat ayah.
Sudah dulu ya yah, ria kan sudah janji bakal kuat, kalau kelamaan nulis ini nanti ria cengeng lagi.

Thursday, October 1, 2015

Merindukan seseorang yang memutuskan untuk menjauhkan dirinya dari kita ternyata adalah hal yang paling menyakitkan. Lebih menyakitkan daripada ditinggalkan tanpa mengucapkan salam perpisahan seperti yang aku katakan kemarin.
Alasan yang tak terduga yang membuat orang itu menjauhkan diri dari saya menambahkan lagi rasa sakit itu. Ketika kau telah mengikhlaskan yang pernah terjadi, ketika kau telah menyadari maksud dari perasaan di hatimu itu, kembalilah. Karena kehilanganmu lagi entah sebagai apapun yang hanya kita berdua menyadari dan mengetahuinya adalah salah satu dari sekian banyak hal yang tidak ingin aku rasakan lagi.

Wednesday, September 30, 2015

Oktober, 2015

Halo oktober, bulan yang penuh kejutan, bulan penuh kebahagiaan, dan bulan penuh cerita. Semoga cerita yang datang di tahun ini adalah cerita-cerita bahagia dengan penuh senyum dan tawa, dengan air mata bahagia.

Saturday, September 26, 2015

Dear Allah

Yaa Allah datangkanlah kepadaku jodoh yang tepat, disaat yang tepat, dan dengan orang yang tepat pula. Jodoh yang dapat membimbingku ke jalan-Mu, yang selalu mengingatkan diriku pada diri-Mu, jodoh yang mencintaiku karena-Mu. Dan jadikanlah aku wanita yang pantas dan layak, untuk lelaki yang pantas dan layak pula. Karena sesungguhnya perasaan ini sungguh membahagiakanku namun juga sangat menyiksaku.

Wednesday, September 23, 2015

For You

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Yaa Allah, aku tahu ridha-Mu adalah ridha orangtua ku, dan ridha orangtua ku adalah ridha-Mu. Maka ridhailah tujuanku ini agar menjadi ridha orangtua ku. Karena hanya Engkaulah yang mampu meluluhkan hati ibuk agar meridhai untuk jalanku selanjutnya.

Monday, September 21, 2015

22 September Lewat Tengah Malam

Assalamualaikum ayah sayang, ria dan keluarga yang lain sehat selalu disini. Ayah ria rinduuu sekali, pengen ketemu pengen peluk ayah cerita sama ayah. Ayah ke mimpi ria please setidaknya kalau tidak bisa setiap hari cukup seminggu sekali atau sebulan sekali juga boleh kok. Ayah jangan sibuk-sibuk, jangan sombong sama aku. Aku rinduuuuu.
Ayah sayang, kalau di lagu itu bilang kayak ini: aku ingin berjumpa walau hanya dalam mimpi!
Bye ayah, nanti aku nangis kalo terusin nulis ini. Assalamualaikum

Sunday, September 20, 2015

Terima kasih yaa Allah sudah mempertemukan aku dengan orang yang sangat baik akhlaknya juga ibadahnya. Kami bertemu karena izin-Mu, begitupun bila kami berpisah itupun karena kuasa-Mu. Aku harap silaturahmi ini tetap terjaga sampai selamanya. Kami belajar ikhlas mulai sekarang apapun yang akan Kau berikan kepada kami hasilnya nanti. Kami bahkan sudah siap untuk kehilangan satu sama lain bila pada akhirnya nanti kami tidak Kau izinkan untuk bersama. Kuatkan dan jaga hati kami selalu yaa Allah agar perasaan ini tidak melebihi perasaan kami pada-Mu.

Thursday, September 17, 2015

Semoga rindu ini tidak melebihi rinduku pada-Mu
Semoga cinta ini tidak melebihi cintaku pada-Mu
Semoga hati ini selalu mengingat-Mu dan
Semoga perasaan ini tidak melebihi perasaan untuk-Mu

Tuesday, September 15, 2015

15 September, Hampir Tengah Malam

Assalamualaikum ayah, seperti biasa ria rinduuuu sekaliii. Ayah, kemaren om agus temen ayah dateng ke rumah. Masih baik kayak dulu, sama tante juga datengnya. Mereka berdua baik sekali masih mau jenguk kita dirumah, masih kayak dulu. Bedanya om agus sama tante terlihat lebih tua sekarang, keriputnya sudah banyak, om agus sudah mulai beruban. Ayah, kalo ayah masih ada sekarang mungkin bakalan bertambah keriput ya yah? Kalo uban kan dari dulu emang sudah ubanan hahaha (maap ayaah).
Ayah ria rindu, pengen ketemu ayah sendirian kayak dulu. Tapi mobil dipake yuk dwi kerja terus, susah jadi kalo mau pergi kesana. Ayah sabar yaa yah nanti ria kesana secepatnya, sekarang cuma bisa kirim lampu buat ayah. Love you ayah.

Monday, September 14, 2015

Gagal Bersembunyi

Hai, apa kabarmu jauh disana?
Tiba-tiba teringat kenangan yang pernah kita upayakan
Kupikir aku berhasil melupakanmu
Berani-beraninya kenangan itu datang tersenyum
Meskipun jalan kita tak bertemu tapi tetap indah bagiku
Semoga juga bagimu
Kau tau aku merelakanmu aku cuma rindu
Tak akan mencoba untuk merebutmu
Aku cuma rindu, itu saja

Sunday, September 13, 2015

Sabar Itu Buahnya Manis

Man shabara zhafira siapa yang bersabar dia beruntung.
Sabar menghadapi cobaan, sabar menjalani hidup, sabar dengan takdir yang diberikan Allah.
Yakinlah sabar itu buahnya manis, setidaknya untuk menenangkan hati yang terburu-buru.

More

If you like me, I'll like you more
If you love me, I'll love you more
If you miss me, I'll miss you more
But
If you hate me, I'll give you my sweetest smile

Yaa Allah aku ikhlas, sesungguhnya aku lahir di dunia ini sendiri, begitupun kelak ketika aku mati hanya amalan yang aku perbuatlah yang akan menemaniku. Aku ikhlas jika semua yang berada didekatku sekarang Kau ambil, karena itu memang milik-Mu, hak-Mu untuk memintanya kembali.

Saturday, September 12, 2015

Caring for others sometimes makes us sad, sometimes makes us lonely, but it makes us happy, right?

Pray for masjidil haram

Bahkan ditempat suci itu, tempat yang Engkau jaga dari segala macam godaan dajjal, godaan terbesar umat dimuka bumi ini. Ternyata Engkau memberikan cobaan yang begitu besar bagi umat-Mu yaa Allah. Pasti ada sesuatu yang telah Engkau rencanakan dibalik ini semua. Entahlah hanya Engkau yang tau maksud dari kehendak-Mu ini Tuhanku.
Banyak sekali yang ada di dalam pikiran kami, entah apakah benar atau salah, atau Kau hanya ingin kami lebih beriman dan bertakwa kepada-Mu karena hari akhir telah dekat. Aku mohon atas segala kebaikan-Mu yaa Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang, yang menguasai hari pembalasan, sayangi kami dan ampuni segala kesalahan kami baik yang kami sengaja maupun tidak. Karena kami hanyalah manusia yang memiliki keserakahan didalam hati kami. Ampuni dan maafkanlah segala kesalahan kami yaa Allah.

Friday, September 11, 2015

Jika aku menyakiti perasaan orang lain atas apa yang aku rasakan sekarang, aku harap perasaan ini hilang dan kembali seperti dulu. Karena aku tau rasanya dikhianati, rasa yang paling tidak menyenangkan. Lebih menyakitkan daripada ditinggalkan untuk selamanya oleh orang yang kau sayangi.

Yaa Allah sang maha pembolak balik hati, aku harap perasaan ini tidak menyakiti siapapun. Bila benar ini jalan dari-Mu aku harap tidak ada satupun hati yang tersakiti dari keadaanku yang sekarang ini.

Thursday, September 10, 2015

Aku takut dengan perasaan ini, takut untuk kembali merasakan hal yang tidak menyenangkan itu. Takut terlalu menanggapi padahal ia hanya merasakan hal yang biasa. Takut untuk menyayangi terlalu dalam lalu sulit untuk naik ke atas lagi. Takut untuk tidak mampu melepaskan dan merelakan lagi.

Yaa Allah kasih yang terbaik, kalau hanya datang untuk sesaat aku mohon untuk membukakan mata dan perasaanku. Aku ragu sekali untuk saat ini, sesungguhnya perasaan ini sangat menyenangkan namun juga menyiksaku. Bila memang ia diperuntukkan untukku buat kami tetap berada di jalan-Mu.

Wednesday, September 9, 2015

Saya hanya takut kehilangan lagi, sudah dua lelaki kuat yang saya sayangi pergi meninggalkan saya tanpa salam perpisahan sedikitpun. Dan itu rasanya sangat tidak menyenangkan. Saya tidak yakin untuk menyayangi seseorang terlalu berlebihan lagi, karena rasanya ditinggalkan apa lagi untuk selamanya itu tidak menyenangkan. Karena saya tahu bagaimana rasanya, saya berjanji kepada diri saya sendiri untuk tidak meninggalkan seseorang yang menyayangi saya tanpa pamit, setidaknya untuk mengatakan jangan khawatir karena semua akan baik-baik saja karena Allah pasti sudah memberikan jalan yang terbaik untuk masing-masing kita dan semua milik-Nya pasti akan kembali. Jadi jangan takut akan kehilangan saya, justru saya yang takut kalau kamu belum pernah merasakan kehilangan seperti saya dan meninggalkan saya begitu saja.

Tuesday, September 8, 2015

Hello, Goodbye

Senang sekali rasanya ketika kita tahu bahwa kita dispesialkan oleh seseorang. Mengetahui bahwa ketika saat ia pulang yang dicari adalah kita dan berusaha menyempatkan waktu untuk bertemu disela kesibukannya. Walaupun hanya beberapa saat tetapi saya senang sekali mengetahui bahwa ada seseorang yang peduli dan selalu mengingatkan satu sama lain.

Ketika pulang, tidak menutup kemungkinan untuk ia akan pergi lagi. Entahlah ketika pergi apakah dia akan tetap mengingat dan mendoakan, setidaknya hanya untuk memberikan kabar bahwa ia baik-baik saja itu sudah lebih dari cukup. Semoga kamu selalu dalam lindungan Allah SWT, dan terimakasih karena telah membuat saya merasa sangat istimewa.

Friday, September 4, 2015

Goodluck

Malam ini saya merasakan perasaan yang amat sangat absurd senang, sedih, kecewa pada saat yang bersamaan.
Teman seperjuangan saya dari SMA yang dulu sewaktu lulus ke perguruan tinggi yang sama, fakultas yang sama, dan jurusan yang sama pula, yang memberitahukan bahwa pengumuman hasil ujian sudah selesai, teman berjuang untuk mendapatkan gelar sarjana, teman yang selalu mengingatkan, teman yang mengetahui segala rahasia kecil di hidup saya, fadhil. Kami kemarin memasukkan berkas lamaran kerja ke sebuah perusahaan yang sama pula, namun cerita kali ini berbeda dia dinyatakan lulus tes tahap pertama dan saya tidak. Disaat yang bersamaan dia juga mendapatkan pengumuman untuk tes tahap selanjutnya di perusahaan yang berbeda. Dipikiran rasanya hidupnya selalu mulus ya, semua tempat yang di apply menerima dengan senang hati. Sedangkan saya terus menunggu dan mengirimkan lamaran pekerjaan untuk perusahaan-perusahaan yang lain.
Ikut senang bahwa dia mendapatkan kabar yang bahagia itu pasti, tetapi sedih disaat dia lulus tahap selanjutnya di dua perusahaan berbeda sedangkan saya tidak, tentu saja saya kecewa dengan diri saya sendiri dan mulai memikirkan dimana letak kesalahan saya pada saat mengirimkan berkas seleksi tersebut.
Sekali lagi selamat untuk teman saya fadhil yang sudah lulus di tahap ini, semoga saya bisa menyusul dan semoga beruntung lagi di tahap tes selanjutnya, dan semoga keberuntungan berpihak dengan kita semua.

Karena saya tahu rasanya kehilangan, dan dikhianati. Saya hanya takut kalau kamu tidak pernah mengalami, dan saya akan kembali merasakan hal tersebut.

Monday, August 31, 2015

Tuhan Memberikan yang Kita Butuhkan Bukan Inginkan

Akhir-akhir ini sering sekali flashback tentang kejadian yang dialami semasa hidup.
Masih jelas sekali waktu itu penjurusan kelas untuk IPA/IPS sewaktu SMA, saya pernah berucap 'males belajar fisika, mending ke IPS yang tidak akan menemui angka sebanyak dikelas IPA' sampai berselisih paham dengan ayah yang kekeuh untuk masuk ke IPA. Dan yang terjadi adalah masuk ke kelas IPA dan alhamdulillah sangat nyaman dengan kelas tersebut (dikarenakan teman-teman bukan pelajaran).
Lulus nanti tidak ingin ketemu dengan fisika, tidak mengerti dan tidak tau kapan rumus-rumus itu akan digunakan didalam hidup yang realistis. Lebih memilih untuk masuk arsitek yang terlihat menyenangkan bermain dengan gambar, warna dan estetika. Dan yang terjadi adalah masuk di teknik sipil yang pelajarannya adalah 80% fisika dan matematika, sekali lagi seperti menjilat ludah sendiri. Dan sekarang mengetahui rumus-rumus fisika itu benar sangat berguna untuk kehidupan orang banyak.
Sewaktu kuliah pernah dengan lantang mengucapkan 'tidak akan pernah mengambil mata kuliah air lagi, ini terakhir kalinya saya belajar matakuliah air' dan yang terjadi adalah saya lulus dengan judul skripsi: Laju angkutan sedimen total pada sungai enim kabupaten muara enim provinsi sumatera selatan. Dan itu berarti sampai akhir perkuliahan saya mempelajari lebih dalam lagi mengenai ilmu air, bahkan sekarang saya sangat mencintai ilmu tersebut.

Karena sudah memiliki banyak bukti mengenai quote: 'jangan berlebihan ketika mencintai atau membenci sesuatu' karena kita tidak tahu apakah rencana tuhan dibalik dari sesuatu tersebut. Melakukan yang terbaik disegala hal dan saya yakin tuhan akan memberikan hasil yang terbaik pula.

Saturday, August 29, 2015

Curahan hati malam ini

Assalamualaikum ayah sayang, apa kabar hari ini? Ria, ibuk, dan keluarga yang lain sehat dan berusaha untuk selalu kuat walau ayah sudah tidak bersama kami lagi.
Ayah, sekarang yuk dwi dan kak nopi sudah kerja dong. Walaupun ria tau kalau ayah masih ada pasti mereka lebih bisa mendapatkan pekerjaan yang layak dengan arahan ayah.
Ayah, ria bingung. Ria bingung untuk melanjutkan hidup setelah kuliah ini harus kemana, harus berbuat apa. Kalau ayah ada pasti ayah kasih arahan dan kasih penjelasan tentang masa depan ria. Beda sama ibuk yang cuma bisa bilang tidak setuju tanpa memberikan penyelesaian masalah.
Ayah, ria harap bisa ketemu ayah walau cuma dalam mimpi. Setidaknya hanya untuk bercerita, hanya untuk melepaskan beban yang ada dipundak ini barang sebentar saja.

Monday, August 24, 2015

Kepada Kakak dan Adek

Terimakasih sudah memberikan masukan yang tidak mungkin dikatakan orang lain secara apa adanya. Menyayangi dan mencintai selalu apa adanya. Kalian adalah kritikus dan pendukung secara bersamaan yang terbaik yang pernah ada.

Kepada Ayah

Ayah, terimakasih untuk sudah berusaha sampai akhir. Berusaha sekuat tenaga agar kita tidak hidup susah. Terimakasih sudah membawa keluarga ini menjadi selalu bahagia. Terimakasih untuk selalu mengajarkan kami pelajaran hidup, tanpa harus menjelaskan dan menceritakan tetapi dengan mencontohkan dan menerapkannya di dalam kehidupan kami.

Kepada Ibuk

Ibuk, terimakasih sekali untuk selalu menjadi wanita yang kuat. Yang tidak mau dilihat sedihnya oleh anaknya. Terimakasih sudah berusaha untuk membahagiakan anak-anaknya. Terima kasih untuk kasih sayang yang tak berhingga. Terimakasih untuk ridho dan doa yang selalu kau berikan setiap saat, bahkan ketika kami semua tertidur.

Sunday, August 16, 2015

Dear you (part 2)

You Don't Even Know Me
You Don't Even Know My Story
You Don't Know Who I Am

So, why you just pretend that you know me very well? Or my story?

Oh, you just know that because they tell you what I have done before? Or you just know because you have your own analysis?

If you knew that cause they tell you, are they really know me? Or are they trusted enough? Please, you say that you're smart enough to eat all of they words.
And if you knew it from your own analysis, hey why you don't come to police department and applying to be their spy?

Please stop spying on me, or ask my friends about me. If you really want to know about me, ask me directly. I will tell you anything that what you really want to know.

Friday, August 14, 2015

Aster

Sejak saat itu seketika saya menyukai bunga ini, setelah mengetahui arti dari nama dan arti dari bunga ini. Terimakasih sudah memberi banyak ilmu, terimakasih sudah memeberikan kisah yang indah, terimakasih sudah menghadirkan cerita dalam hidup saya dan memberikan inspirasi dalam karya-karya saya. Terimakasih sudah masuk ke dalam cerita hidup saya walau hanya sebentar tetapi sangat berarti.

.i.m.u.r.i.

Aster, cinta yang sederhana

Wednesday, August 5, 2015

Ayah

Ayah, ria rindu ayah. Ayah ria sudah lulus sekarang, walaupun ria bukan masuk dijurusan yang ayah pengen tapi ayah tetep bangga kan? Ayah liat kan ibuk bahagia waktu denger kabar ria sudah lulus? Ria dapet nilai A untuk tugas akhir ria kemaren yah.
Ayah, ria janji bakal buat ayah dan ibuk bangga punya anak yang kayak ria. Yah, ria dak mau buat ibuk sedih dengan liat ria nangis waktu kerjain tugas, karena ria tau, secapek apapun ria, ibuk pasti lebih capek dengan keadaan sekarang. Walaupun sudah hampir 6 tahun ayah pergi, ria tau ibuk terlalu sok kuat dengan badannya, terlalu sibuk mikirin untuk kami sampai-sampai tidak memikirkan untuk dirinya sendiri.
Ayah, maaf ria sering males kalo diajak ketemu ayah. Ria males nangis diliat sama yang lain. Ria pengen ibuk, kakak, ayuk, ican liat kalo ria kuat. Maaf belum banyak kasih doa ke ayah, maaf jarang ngaji buat ayah, maaf jarang sedekah atas nama ayah. Ria lebih sering mentingin diri ria sendiri, kemaren ria diingetin sama temen ria kalo ria egois. Ria sadar sekarang, ria pengen lebih banyak berbuat baik untuk ayah, untuk ibuk, untuk kakak, ayuk, dan untuk ican. Bahkan untuk adek ilham, tsany dan aulia. Oh iya yah, aulia itu adeknya tsany. Anaknya pinter yah, lucu, cantik, kalo ayah masih ada pasti tsany cemburu sama aul gara-gara ayah lebih sayang ke aul.
Sudah dulu yaa yah, ria dak kuat nangis lagi. Takut ibuk masuk kamar dan liat ria lagi nangis sekarang dan buat ibuk sedih. Daah ayah

Monday, August 3, 2015

Rindu

Apalah arti memiliki,
ketika diri kami sendiri bukanlah milik kami?

Apalah arti kehilangan,
ketika kami sebenarnya menemukan banyak saat kehilangan, dan sebaliknya kehilangan banyak pula saat menemukan?

Apalah arti cinta,
ketika kami menangis terluka atas perasaan yang seharusnya indah? Bagaimana mungkin kami terduduk patah hati atas sesuatu yang seharusnya suci dan tidak menuntut apapun?

Wahai, bukankah banyak kerinduan saat kami hendak melupakan? Dan tidak terbilang keinginan melupakan saat kami dalam rindu? Hingga rindu dan melupakan jaraknya setipis benang saja.

Friday, July 31, 2015

Collage Life

Alhamdulillah, setelah kurang lebih 4 tahun di dunia perkuliahan akhirnya selesai dengan sangat indahnya: Desy Oktaria, S.T.
Rasanya baru saja kemarin melihat pengumuman di web yang menyatakan bahwa saya lulus di Jurusan Teknik Sipil
Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya.
Saya ingat pertama kali P2K saya hanya berteman dengan Fadhil, Agung, dan Yesy karena kami berasal dari SMA yang sama. Sewaktu perkuliahan sudah dimulai, sehari-hari aku hanya pergi kuliah dan pulang kerumah tanpa berkunjung kemanapun dengan Fadhil. Sampai teman-teman di kelas beranggapan bahwa kami pacaran atau saudara sepupu. Bahkan belajar ketika ujian pun kami hanya berdua, dan terkadang pergi ke rumah Agung untuk mengerjakan tugas bersama. Ketika tugas besar pertama kami, disanalah kami berdua mulai berinteraksi dengan teman-teman yang lain. Pada saat itu tugas menggambar rekayasa, Ericha mengajak saya dan Marcel untuk mengerjakan tugas bersama. Aku berinisiatif untuk mengajak Fadhil bersama kami, tentu saja Fadhil setuju dan mengajak Alfath ikut serta. Ketika didengar oleh Darius dan Ikhlas, mereka pun ingin ikut bergabung. Disanalah kami mulai semakin akrab.
Semakin lama, semakin banyak tugas yang diberikan kepada kami. Semakin sering pula kami mengerjakan tugas bersama dalam suatu kelompok. Dan mulailah kami sering pergi bolos kuliah bersama untuk pertama kalinya diikuti dengan bolos-bolos yang lainnya.
Memang ceritanya tidak selalu menyenangkan, ada kalanya kami beradu argumen, bertengkar, menangis, dan untungnya itu semua dapat terlewati.
Dan sekarang kami, saya, Fadhil, Marcel, Alfath, Ericha, Darius, dan teman-teman yang lain sudah seperti sebagai satu keluarga. Seluruh masalah yang kami hadapi kami hadapi bersama, saling menyemangati satu sama lain dan bersama kami mengejar cita-cita kami. Saya, Marcel, Fadhil, dan Alfath pun sekarang sudah lulus dan tentu saja dengan semangat dari Ericha dan Darius nantinya pun akan sama. Kami akan memberikan semangat kepada Ericha dan Darius untuk segera menyusul kami, seperti yang kami semua cita-citakan.

Monday, February 23, 2015

Separated

Bagaimana bisa dua orang yang masih saling menyayangi satu sama lain berpisah? Well, mungkin karena keadaan yang memaksakan mereka untuk memilih jalan hidup masing-masing. Atau mungkin hanya beberapa alasan klise yang dibuat untuk menutupi kebusukan yang sebenarnya. Banyak sekali alasan-alasan yang dibuat beberapa individu untuk mengakhiri hubungan mereka. Kata-kata seperti

"kita sudah tidak cocok lagi",
Apabila sudah tidak cocok lagi mungkin masih masuk ke dalam logika, karena mempertahankan hal yang sudah berbeda pada prinsipnya saja merupakan hal yang sangat sulit, tetapi apabila dalam ketidak cocokan tersebut dapat diatasi dan di toleransi suatu hubungan tersebut pasti akan berlangsung lama. Karena bila kita dapat menerima kekurangan satu sama lain itulah cinta dan kasih sayang yang sebenarnya.

"kamu terlalu baik untuk aku"
Siapa yang tidak menginginkan pasangan yang baik hati, sikap, dan perangainya? Bahkan mereka yang kurang baik sikap dan perangainya pun ingin memiliki pasangan yang baik. Ucapan "kamu terlalu baik untuk aku" merupakan hal yang paling klise untuk memutuskan suatu hubungan. Atau mungkin salah satu diantaranya melakukan hal yang begitu jahat sehingga memiliki rasa bersalah yang sangat besar terhadap pasangannya tetapi tidak dapat atau tidak ingin mengakui kesalahan tersebut.

"kita temenan lagi aja"
Yup, semuanya pasti berawal dari pertemanan. Setidaknya ketika kau berkenalan dengan orang lain dan tertarik ingin mengetahui tentang dia lebih jauh kita pasti akan tidak sengaja masuk ke dunianya dan menjadi teman baginya. Dan ketika kita sudah berteman dan mengetahui sifat dan perangainya barulah kita memilih untuk sampai tahap selanjutnya atau tetap dalam kondisi pertemanan tersebut. Namun, ketika kita memilih untuk melanjutkan ke dalam tahap yang selanjutnya dan harus mengakhirinya kata-kata ini sangat sering disebut. Tetapi hal tersebut tidaklah mudah, tergantung dari hal apa yang membuat keadaan mereka berpisah. Setidaknya butuh waktu hingga yang tersakiti hatinya mengikhlaskan dan merelakan dan menerima kenyataan bahwa memang hubungan tersebut harua berakhir barulah keadaan akan berubah seperti saat mereka berteman kemarin. Dan waktu yang dibutuhkan mungkin tidak bisa secepat yang kita inginkan.

Tetapi ketika keduanya masih saling menyayangi, masih mencintai satu sama lain dan harus berpisah akibat orang lain yang tiba-tiba masuk dan merusak hubungan tersebut, cepat atau lambat mereka pasti akan disatukan kembali. Entah sebagai teman yang semakin akrab, sahabat yang semakin menyayangi, atau bahkan kekasih yang semakin mencintai. Karena sesuatu yang dimulai dari rasa kasih dan berakhir karena kebencian orang lain saya yakin Tuhan yang akan menggantikannya dengan hal yang lebih indah, yang lebih baik untuk pasangan tersebut entah dengan alur cerita masing-masing, ataupun tetap dalam cerita yang sama.