Maaf sudah sangat sering melupakan-Mu untuk hal-hal duniawi yang tidak seberapa pentingnya dibandingkan dengan bertemu dan mengucap syukur pada-Mu. Bahkan ketika aku telah mendengar panggilan dari-Mu dengan jelas aku tetap mengacuhkan Kau tanpa merasa bersalah sedikitpun. Aku mohon ampunkan aku karena tidak menyadari betapa Kau sungguh mencintaiku sepenuhnya tanpa ada celah sedikitpun walau aku telah melakukan banyak sekali dosa dan perbuatan yang hina. Merasa tidak seorangpun yang melihat padal Engkau selalu berada didekatku, selalu melihat segala yang aku lakukan dengan jelas tanpa sedikitpun Kau lewatkan. Aku telah mencintai sesuatu lebih dari aku mencintai-Mu, aaah padahal perasaan itu langsung Kau berikan kepadaku tanpa aku meminta. Yaa Allah biarkan cinta ini hadir hanya untuk diri-Mu tanpa harus kubagi kepada mereka yang tidak berhak mendapatkan cinta yang sesungguhnya ini. Biarkan aku memberikan cintaku yang sesungguhnya sepenuhnya hanya untuk-Mu. Karena sekarang telah kusadari sepenuhnya bahwa mencinta yang sebenarnya cinta adalah cinta kepada-Mu bukan kepada mereka yang tidak memiliki hak sedikitpun untuk mendapat cinta didunia ini..
Thursday, September 5, 2013
Monday, September 2, 2013
Ayah andai ayah sekarang disini entah bagaimana kau menyikapi atas apa yang aku lakukan.
Apakah bangga atas apa yang telah aku lakukan.
Apakah kecewa atas apa yang tidak aku lakukan.
Apakah bahagia atas apa yang aku lakukan.
Apakah sedih atas apa yang tidak aku lakukan.
Apakah senang atas apa yang aku lakukan.
Apakah marah atas apa yang tidak aku lakukan.
Apakah peduli atas apa yang aku lakukan.
Apakah acuh atas apa yang tidak aku lakukan.
Ayah bagaimanapun ayah menyikapi apa yang telah/tidak aku perbuat, ayah tetap menjadi panutan atas apa yang aku perbuat
Subscribe to:
Posts (Atom)