Saturday, November 16, 2013

angin aku ingin

angin aku ingin menyampaikan kesahku
pada dahan yang kau hembuskan daunnya

angin aku ingin menyanyikan laguku
pada burung yang kau bantu terbangnya

angin aku ingin menceritakan anganku
pada malam yang kau ramaikan heningnya

angin aku ingin menarikan langkahku
pada tanah yang kau tiupkan debunya

angin aku ingin memberikan doaku
pada Tuhan yang dari-Nya lah kau diciptakan

Thursday, September 5, 2013

Mencinta yang sebenarnya cinta

Maaf sudah sangat sering melupakan-Mu untuk hal-hal duniawi yang tidak seberapa pentingnya dibandingkan dengan bertemu dan mengucap syukur pada-Mu. Bahkan ketika aku telah mendengar panggilan dari-Mu dengan jelas aku tetap mengacuhkan Kau tanpa merasa bersalah sedikitpun. Aku mohon ampunkan aku karena tidak menyadari betapa Kau sungguh mencintaiku sepenuhnya tanpa ada celah sedikitpun walau aku telah melakukan banyak sekali dosa dan perbuatan yang hina. Merasa tidak seorangpun yang melihat padal Engkau selalu berada didekatku, selalu melihat segala yang aku lakukan dengan jelas tanpa sedikitpun Kau lewatkan. Aku telah mencintai sesuatu lebih dari aku mencintai-Mu, aaah padahal perasaan itu langsung Kau berikan kepadaku tanpa aku meminta. Yaa Allah biarkan cinta ini hadir hanya untuk diri-Mu tanpa harus kubagi kepada mereka yang tidak berhak mendapatkan cinta yang sesungguhnya ini. Biarkan aku memberikan cintaku yang sesungguhnya sepenuhnya hanya untuk-Mu. Karena sekarang telah kusadari sepenuhnya bahwa mencinta yang sebenarnya cinta adalah cinta kepada-Mu bukan kepada mereka yang tidak memiliki hak sedikitpun untuk mendapat cinta didunia ini..

Monday, September 2, 2013

Ayah andai ayah sekarang disini entah bagaimana kau menyikapi atas apa yang aku lakukan.

Apakah bangga atas apa yang telah aku lakukan.
Apakah kecewa atas apa yang tidak aku lakukan.
Apakah bahagia atas apa yang aku lakukan.
Apakah sedih atas apa yang tidak aku lakukan.
Apakah senang atas apa yang aku lakukan.
Apakah marah atas apa yang tidak aku lakukan.
Apakah peduli atas apa yang aku lakukan.
Apakah acuh atas apa yang tidak aku lakukan.

Ayah bagaimanapun ayah menyikapi apa yang telah/tidak aku perbuat, ayah tetap menjadi panutan atas apa yang aku perbuat

Thursday, June 20, 2013

Sepi sunyi sendiri

Malam itu saat aku benar benar merindukannya aku berharap besar dia akan datang di dalam mimpiku. Bahkan di sela-sela sadarku aku berdoa dan memohon agar ia datang kedalam mimpiku. Tapi yang kudapatkan adalah hal yang 180 derajat berbeda. orang yang tidak terpikir olehku bahkan sedikitpun tidak pernah terpikir olehku dia yang berdiri disana memandangku tajam, tatapan amarahnya membuatku ingin maju mendekati dirinya dan menanyakan apa yang salah dalam diriku sampai ia menatapku setajam itu. Tapi perlakuan yang kudapatkan ketika aku mendekatinya sangatlah berbeda, ia langsung memelukku, mengecup dahiku sebagaimana yang sering ia lakukan ketika kami bertemu. Didalam erat peluknya diselipkannya kata maaf dan betapa bangganya ia padaku.

Tapi bukan itu masalah yang berkecamuk di dalam dada ini. Bukan ia yang aku harapkan datang malam itu meski di dalam mimpiku. Aku tau aku sudah dititipkan padanya tapi dia tidak dapat memegang janjinya. Hanya mereka yang mengalaminya yang dapat merasakan apa yang aku rasakan sekarang. Merindukan orang yang tidak dapat kau temui lagi. Hanya dapat membayangkan apa yang ia lakukan ketika ia ada didekatku. Lelaki yang selalu setia mendengarkan dan memberikan solusi terbaik, lelaki yang selalu ada disetiap waktu, lelaki terkuat dan terhebat disepanjang hidupku. Ayah

Tuesday, June 11, 2013

:')

Tuhan mungkinkah ini jawaban atas doaku selama ini? Mungkinkah dia memang bukan takdirku? Kuatkan aku kalau semua itu benar ya Allah. Aku tau Engkau selalu memberikan yang terbaik untukku. Kuatkan dan selalu tabahkan aku ya Allah. Jadikan aku wanita yang selalu sabar dan selalu kuat mendapatkan cobaan dariMu. Aku tau sungguh besar dosa yang telah aku buat, tapi aku hanyalah menyayangi makhluk yang Engkau ciptakan dan Engkau hadirkan dalam hidupku. Jauhkan ya Allah jauhkan ia jika ia memang tidak baik untukku dan kuatkan aku ketika ia jauh..

Saturday, June 8, 2013

Hujan bulan juni-Sapardi Djoko Damono

tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu

Thursday, June 6, 2013

Tidak semudah yang diucapkan

Kehilangan lelaki yang paling berharga dalam hidupmu untuk selamanya, bagaimana perasaanmu? Sedih? Jelas karena dialah tempat yang bukan hanya ingin mendengar kesuksesanmu tetapi juga senantiasa mendengar keluh kesah di hidupmu kapanpun itu. Dia yang merawatmu dengan penuh kasih dan kelembutan di dalam tubuh yang tegak dan kasar. Kau bahkan tidak akan pernah melihatnya menangis atau mengeluh sekalipun walau dalam kondisi terendah dalam kehidupannya. Bahkan wanita pendamping hidupnya pun tidak diberitahukannya tentang masalah yang sedang dialaminya. Yang ia ingin berikan hanyalah kebahagiaan untuk keluarganya dipikirannya hanyalah bagaimana membuat keluarganya bahagia dan hidup berkecukupan. Ketika ia pergi barulah kita merasakan apa yang ia rasakan. Bahkan untuk tidur lelap pun sulit rasanya. Di awal keadaan ini seorang pria datang dan menjadi pengganti dirinya bagiku walaupun tidak dapat menggantikan seutuhnya dan tidak mungkin bisa setidaknya ada tempat untukku berbagi kelih kesah. Ada yang memberikanku semangat untuk terus menggapai mimpiku dan menyelesaikan seluruh kewajibanku. Tetapi waktu berjalan begitu cepat, dia juga meninggalkanku untuk selamanya. Tidak ada lagi tempatku berkeluh kesah. semuanya hanya kusimpan sendiri ketika tak ada lagi seorangpun yang aku percaya. Mengapa semua lelaki yang aku banggakan dan sayangi selalu meninggalkanku sendiri? Takut rasanya untuk menyayangi orang lain lagi apabila nantinya akan kehilangan lagi. Ikhlas, itu ujar mereka. Kata itu memang mudah diucapkan, tetapi untuk direalisasikan sangatlah sulit. Bahkan ketika kejadian itu telah lama berlalu..

Monday, June 3, 2013

Mulai dari hal kecil, maka hidup akan bahagia

Terkadang yang kita pikirkan dalam menjalani hidup hanyalah masalah yang silih berganti datang dan datang lagi ketika masalah yang lain belum terselesaikan. Yang hanya ada dalam pikiran hanyalah mengeluh dan bertanya mengapa? Seperti tulisan saya sebelumnya mengapa kita tidak memikirkan bagaimana menyelesaikannya dan bersyukur karena telah diberi cobaan? Bukankah semakin banyak cobaan berarti tuhan masih memperhatikan kita? Dan bukankah semakin sering mendapat ujian maka derajat kita semakin meningkat?
Selain itu semua aku rasa dalam hidup kita juga harus menyadari hal-hal kecil yang sering kita lupakan seperti berterima kasih, meminta maaf dan memaafkan, serta menghargai orang lain. Bukankah hidup akan indah bila semuanya dijalani dengan ikhlas tanpa memikirkan banyak beban? Memang tak semudah yang dibicarakan dalam menghadapi kenyataannya, tetapi mengapa tidak mencoba mulai dari hal-hal yang sering terjadi dalam keseharian? Berhenti mengeluh dan menghargai hidup yang tidak lama ini..

Friday, May 31, 2013

Renungan

Semenjak malam dimana aku membaca tulisan-tulisan dari hamba-Nya yang luar biasa aku mulai menyadari dan merenung memang hidup ini hanya sekali dan singkat, tapi bukan berarti kita harus menghabiskannya hanya untuk memenangkan nafsu yang ada pada otak kita. Karena setelah diingat-ingat lagi setelah kehidupan yang indah ini akan ada kematian yang merupakan tempat kita untuk selama-lamanya dan kekal didalamnya.
Aku mulai lebih mendalami dan mempelajari lagi arti kehidupan setelah kematian dan menyadari bahwa hidup itu untuk mati. Jadi apa yang aku lakukan sekarang semestinya adalah bagaimana agar kehidupan kekalku nanti akan lebih indah dan lebih bahagia dari kehidupanku sekarang.
Mungkin dulu aku pernah terjebak dalam belenggu nikmatnya kehidupan di dalam otakku bukan apa yang ada di dalam hati dan benakku. Tapi sekarang sedikit demi sedikit kukurangi itu dan akhirnya akan hilang dengan berjalannya waktu. Mungkin benar bahwa ketika kita ingin naik ke tingkat kehidupan yang lebih baik ada banyak halangan dan godaan untuk menuju ke arah keterpurukan itu lagi. Aku hanya tidak peduli lagi tentang bagaimana aku dimata orang lain tetapi bagaimana aku di mata Allah karena-Nya lah aku hidup dan karena-Nya pula lah aku mati. Mungkin kau mau meninggalkan ketaatanmu ketika kau akan tampil dan dilihat semua orang, tapi tidak bagiku, itu adalah aku yang dulu yang belum mengenal dan dekat pada-Nya.
Ketika membaca tulisan-tulisan yang indah itu lagi aku berpikir mengapa ada manusia yang setaat ini? Perlahan tapi pasti aku mencoba memperbaiki, sekarang aku sadar bahwa pertanyaanku salah semestinya aku bertanya bagaimana agar aku bisa sepeetinya? Dan disinilah aku sekarang terus dan terus belajar untuk memperbaiki kehidupan demi kehidupan kekalku nantinya. Aku sudah sangat merindukan-Mu yaaRabb

Wednesday, May 29, 2013

dari hati naik ke mata

entah sejak kapan Allah memberikan karunia ini kepadaku, tetepi aku baru menyadarinya beberapa tahun terakhir ini.. setiap melihat seseorang dari pertama kali bertemu hati ini rasanya sudah dapat memfilter apakah mereka baik atau tidak dikehidupanku nantinya.. berhubung baru akhir-akhir ini aku menyadarinya jadi begitulah semuanya terjadi, mencoba untuk mengasihani dan akhirnya tersakiti.. akhirnya pada setiap doaku kuselipkan lagi dua kalimat penuh makna yang kuminta kepada tempat kita semestinya meminta "yaa Allah dekatkanlah aku pada orang-orang yang menyayangiku dan mencintaiku karena-Mu sebagaimana mereka menyayangimu dan jauhkan aku dari orang-orang yang membuaku merugi oramg-orang yang membuatku lupa akan keberadaan-Mu" dan terbukti pada akhir-akhir ini satu persatu tirai telah dibuka setiap hati yang cerah dan kelabu mulai terpancar.. sungguh Kau lah dzat yang maha pembuka pintu hati dan pemberi kasih kepada kami makhluk yang membutuhkan belaian kasih dan sayang-Mu.. yaa Rabb aku rindu pada-Mu

Sunday, May 26, 2013

rindu dalam balutan hitam putih

sebenarnya saya menulis ini karena terinspirasi dari salah satu blog yang saya baca.. entah mengapa menjadi terkagum kagum dengan penulis blog tersebut.. terimakasih kepada penulis yang membuatku terinspirasi..

malam itu aku tidak dapat tidur, bukan seperti malam malam sebelumnya karena dihambat oleh tugas tetapi entah mengapa mata sangat sulit untuk terpejam.. tak ada hal yang aku kerjakan selain menonton tv karena ponsel yang rusak jadi tidak dapat melakukan apapun lewat ponsel kecuali melalui browser.. disana cerita dimulai, aku mulai iseng membuka blog milik seseorang yang belum terlalu kukenal.. tapi entah mengapa hanya lewat tulisan yang dibuatnya aku mulai terkagum-kagum pada seorang penulis misterius ini.. mungkin hanya malam itu aku berkonsentrasi membaca satu blog dari awal sampai akhir dari blog tersebut.. indahnya untaian kata-kata yang ditulis disana membuat aku teringat pada Allah dan keluarga.. sang penulis dapat merangkai kata-kata indah untuk menggambarkan sesuatu hal yang sangat sederhana.. setiap kata-kata yang dituliskan terus menyihir hingga sampai pada tulisan terakhir mengenai sebuah buku yang aku rasa itu adalah Quran.. disana aku mulai berpikir dan merenungkan kapan terakhir kali aku menyentuh Quran? kapan terakhir kali aku melantunkan ayat-ayat suci dari mulutku? disana aku merasa amatlah hina, amat munafik, aku merasa hidupku tidak lagi kuperuntukkan kepada-Nya melainkan hanya untuk kepentingan duniawiku saja.. kepada sang maha pemaaf dan penyayang.. aku merindukanMu bawa aku kembali dekat padaMu dan dekatkan aku dengan mereka yang menyayangiku sebagaimana mereka menyayangiMu dan jauhkan aku dari mereka yang membuatku lupa dan ingkar padaMu..

Wednesday, January 9, 2013

jika-ten2five

Pelukan hangatmu manisnya ciumanmu
Membuatku bertanya-tanya
Ku tahu kau tak bisa
Katakan yang sejujurnya

Jika ku bukan orangnya
Jangan beri aku harapan itu yang ku mahu
Jika ku bukan orangnya
Jangan pernah katakan sayang dan cinta


Let me  the one
Let me  the one
Let me  the one

Pesan cinta yang kau beri
Karangan bunga indah ini
Hatiku pun bertanya-tanya
Ku tahu kau tak bisa
Katakan yang sejujurnya

Jika ku bukan orangnya
Jangan beri aku harapan itu yang ku mahu
Jika ku bukan orangnya
Jangan pernah katakan sayang dan cinta


Let me  the one
Let me  the one
Let me be the one

Jika ku bukan orangnya
Jangan pernah katakan sayang dan cinta

Let me be the one
Let me be the one
Let me be the one to tell 
It’s over