Kau tau betapa rindu ini tidak akan ada habisnya hanya untukmu.
Kuyakin suatu saat nanti kita akan dipertemukan lagi setidaknya dalam mimpi disaatku tertidur.
Betapa aku merindukan dulu, ketika kau menjemputku setiap pulang sekolah ditengah kesibukanmu.
Sengaja berpura-pura tertidur di mobil hanya agar kau gendong dan kau baringkan dikamar.
Sedikit merajuk agar kau mengajak aku pergi berdua ke tempat yang aku inginkan, dirangkul dan hanya untuk dibelikan makanan kesukaanku.
Mungkin hanya 17 tahun kurang 2 hari kau membimbingku, tapi aku mencoba di 7 tahun lebih kepergianmu ini selalu memberikan yang terbaik untuk dirimu dan ibuk.
Ayah, betapa banyak cerita yang ingin aku ceritakan kepadamu. Sungguh sering sekali aku mengkhayal tentang masukan yang akan kau berikan kepadaku agar aku dapat berpikir lebih dewasa. Jujur aku tidak siap menghadapi masalahku sendirian untuk kedepan ini.
Saturday, November 12, 2016
Selamat Hari Ayah
Subscribe to:
Posts (Atom)