Halo oktober, bulan yang penuh kejutan, bulan penuh kebahagiaan, dan bulan penuh cerita. Semoga cerita yang datang di tahun ini adalah cerita-cerita bahagia dengan penuh senyum dan tawa, dengan air mata bahagia.
Wednesday, September 30, 2015
Saturday, September 26, 2015
Dear Allah
Yaa Allah datangkanlah kepadaku jodoh yang tepat, disaat yang tepat, dan dengan orang yang tepat pula. Jodoh yang dapat membimbingku ke jalan-Mu, yang selalu mengingatkan diriku pada diri-Mu, jodoh yang mencintaiku karena-Mu. Dan jadikanlah aku wanita yang pantas dan layak, untuk lelaki yang pantas dan layak pula. Karena sesungguhnya perasaan ini sungguh membahagiakanku namun juga sangat menyiksaku.
Wednesday, September 23, 2015
Monday, September 21, 2015
22 September Lewat Tengah Malam
Assalamualaikum ayah sayang, ria dan keluarga yang lain sehat selalu disini. Ayah ria rinduuu sekali, pengen ketemu pengen peluk ayah cerita sama ayah. Ayah ke mimpi ria please setidaknya kalau tidak bisa setiap hari cukup seminggu sekali atau sebulan sekali juga boleh kok. Ayah jangan sibuk-sibuk, jangan sombong sama aku. Aku rinduuuuu.
Ayah sayang, kalau di lagu itu bilang kayak ini: aku ingin berjumpa walau hanya dalam mimpi!
Bye ayah, nanti aku nangis kalo terusin nulis ini. Assalamualaikum
Sunday, September 20, 2015
Terima kasih yaa Allah sudah mempertemukan aku dengan orang yang sangat baik akhlaknya juga ibadahnya. Kami bertemu karena izin-Mu, begitupun bila kami berpisah itupun karena kuasa-Mu. Aku harap silaturahmi ini tetap terjaga sampai selamanya. Kami belajar ikhlas mulai sekarang apapun yang akan Kau berikan kepada kami hasilnya nanti. Kami bahkan sudah siap untuk kehilangan satu sama lain bila pada akhirnya nanti kami tidak Kau izinkan untuk bersama. Kuatkan dan jaga hati kami selalu yaa Allah agar perasaan ini tidak melebihi perasaan kami pada-Mu.
Friday, September 18, 2015
Thursday, September 17, 2015
Tuesday, September 15, 2015
15 September, Hampir Tengah Malam
Assalamualaikum ayah, seperti biasa ria rinduuuu sekaliii. Ayah, kemaren om agus temen ayah dateng ke rumah. Masih baik kayak dulu, sama tante juga datengnya. Mereka berdua baik sekali masih mau jenguk kita dirumah, masih kayak dulu. Bedanya om agus sama tante terlihat lebih tua sekarang, keriputnya sudah banyak, om agus sudah mulai beruban. Ayah, kalo ayah masih ada sekarang mungkin bakalan bertambah keriput ya yah? Kalo uban kan dari dulu emang sudah ubanan hahaha (maap ayaah).
Ayah ria rindu, pengen ketemu ayah sendirian kayak dulu. Tapi mobil dipake yuk dwi kerja terus, susah jadi kalo mau pergi kesana. Ayah sabar yaa yah nanti ria kesana secepatnya, sekarang cuma bisa kirim lampu buat ayah. Love you ayah.
Monday, September 14, 2015
Gagal Bersembunyi
Hai, apa kabarmu jauh disana?
Tiba-tiba teringat kenangan yang pernah kita upayakan
Kupikir aku berhasil melupakanmu
Berani-beraninya kenangan itu datang tersenyum
Meskipun jalan kita tak bertemu tapi tetap indah bagiku
Semoga juga bagimu
Kau tau aku merelakanmu aku cuma rindu
Tak akan mencoba untuk merebutmu
Aku cuma rindu, itu saja
Sunday, September 13, 2015
Sabar Itu Buahnya Manis
Man shabara zhafira siapa yang bersabar dia beruntung.
Sabar menghadapi cobaan, sabar menjalani hidup, sabar dengan takdir yang diberikan Allah.
Yakinlah sabar itu buahnya manis, setidaknya untuk menenangkan hati yang terburu-buru.
More
If you like me, I'll like you more
If you love me, I'll love you more
If you miss me, I'll miss you more
But
If you hate me, I'll give you my sweetest smile
Saturday, September 12, 2015
Pray for masjidil haram
Bahkan ditempat suci itu, tempat yang Engkau jaga dari segala macam godaan dajjal, godaan terbesar umat dimuka bumi ini. Ternyata Engkau memberikan cobaan yang begitu besar bagi umat-Mu yaa Allah. Pasti ada sesuatu yang telah Engkau rencanakan dibalik ini semua. Entahlah hanya Engkau yang tau maksud dari kehendak-Mu ini Tuhanku.
Banyak sekali yang ada di dalam pikiran kami, entah apakah benar atau salah, atau Kau hanya ingin kami lebih beriman dan bertakwa kepada-Mu karena hari akhir telah dekat. Aku mohon atas segala kebaikan-Mu yaa Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang, yang menguasai hari pembalasan, sayangi kami dan ampuni segala kesalahan kami baik yang kami sengaja maupun tidak. Karena kami hanyalah manusia yang memiliki keserakahan didalam hati kami. Ampuni dan maafkanlah segala kesalahan kami yaa Allah.
Friday, September 11, 2015
Jika aku menyakiti perasaan orang lain atas apa yang aku rasakan sekarang, aku harap perasaan ini hilang dan kembali seperti dulu. Karena aku tau rasanya dikhianati, rasa yang paling tidak menyenangkan. Lebih menyakitkan daripada ditinggalkan untuk selamanya oleh orang yang kau sayangi.
Yaa Allah sang maha pembolak balik hati, aku harap perasaan ini tidak menyakiti siapapun. Bila benar ini jalan dari-Mu aku harap tidak ada satupun hati yang tersakiti dari keadaanku yang sekarang ini.
Thursday, September 10, 2015
Aku takut dengan perasaan ini, takut untuk kembali merasakan hal yang tidak menyenangkan itu. Takut terlalu menanggapi padahal ia hanya merasakan hal yang biasa. Takut untuk menyayangi terlalu dalam lalu sulit untuk naik ke atas lagi. Takut untuk tidak mampu melepaskan dan merelakan lagi.
Yaa Allah kasih yang terbaik, kalau hanya datang untuk sesaat aku mohon untuk membukakan mata dan perasaanku. Aku ragu sekali untuk saat ini, sesungguhnya perasaan ini sangat menyenangkan namun juga menyiksaku. Bila memang ia diperuntukkan untukku buat kami tetap berada di jalan-Mu.
Wednesday, September 9, 2015
Saya hanya takut kehilangan lagi, sudah dua lelaki kuat yang saya sayangi pergi meninggalkan saya tanpa salam perpisahan sedikitpun. Dan itu rasanya sangat tidak menyenangkan. Saya tidak yakin untuk menyayangi seseorang terlalu berlebihan lagi, karena rasanya ditinggalkan apa lagi untuk selamanya itu tidak menyenangkan. Karena saya tahu bagaimana rasanya, saya berjanji kepada diri saya sendiri untuk tidak meninggalkan seseorang yang menyayangi saya tanpa pamit, setidaknya untuk mengatakan jangan khawatir karena semua akan baik-baik saja karena Allah pasti sudah memberikan jalan yang terbaik untuk masing-masing kita dan semua milik-Nya pasti akan kembali. Jadi jangan takut akan kehilangan saya, justru saya yang takut kalau kamu belum pernah merasakan kehilangan seperti saya dan meninggalkan saya begitu saja.
Tuesday, September 8, 2015
Hello, Goodbye
Senang sekali rasanya ketika kita tahu bahwa kita dispesialkan oleh seseorang. Mengetahui bahwa ketika saat ia pulang yang dicari adalah kita dan berusaha menyempatkan waktu untuk bertemu disela kesibukannya. Walaupun hanya beberapa saat tetapi saya senang sekali mengetahui bahwa ada seseorang yang peduli dan selalu mengingatkan satu sama lain.
Ketika pulang, tidak menutup kemungkinan untuk ia akan pergi lagi. Entahlah ketika pergi apakah dia akan tetap mengingat dan mendoakan, setidaknya hanya untuk memberikan kabar bahwa ia baik-baik saja itu sudah lebih dari cukup. Semoga kamu selalu dalam lindungan Allah SWT, dan terimakasih karena telah membuat saya merasa sangat istimewa.
Friday, September 4, 2015
Goodluck
Malam ini saya merasakan perasaan yang amat sangat absurd senang, sedih, kecewa pada saat yang bersamaan.
Teman seperjuangan saya dari SMA yang dulu sewaktu lulus ke perguruan tinggi yang sama, fakultas yang sama, dan jurusan yang sama pula, yang memberitahukan bahwa pengumuman hasil ujian sudah selesai, teman berjuang untuk mendapatkan gelar sarjana, teman yang selalu mengingatkan, teman yang mengetahui segala rahasia kecil di hidup saya, fadhil. Kami kemarin memasukkan berkas lamaran kerja ke sebuah perusahaan yang sama pula, namun cerita kali ini berbeda dia dinyatakan lulus tes tahap pertama dan saya tidak. Disaat yang bersamaan dia juga mendapatkan pengumuman untuk tes tahap selanjutnya di perusahaan yang berbeda. Dipikiran rasanya hidupnya selalu mulus ya, semua tempat yang di apply menerima dengan senang hati. Sedangkan saya terus menunggu dan mengirimkan lamaran pekerjaan untuk perusahaan-perusahaan yang lain.
Ikut senang bahwa dia mendapatkan kabar yang bahagia itu pasti, tetapi sedih disaat dia lulus tahap selanjutnya di dua perusahaan berbeda sedangkan saya tidak, tentu saja saya kecewa dengan diri saya sendiri dan mulai memikirkan dimana letak kesalahan saya pada saat mengirimkan berkas seleksi tersebut.
Sekali lagi selamat untuk teman saya fadhil yang sudah lulus di tahap ini, semoga saya bisa menyusul dan semoga beruntung lagi di tahap tes selanjutnya, dan semoga keberuntungan berpihak dengan kita semua.