Monday, August 31, 2015

Tuhan Memberikan yang Kita Butuhkan Bukan Inginkan

Akhir-akhir ini sering sekali flashback tentang kejadian yang dialami semasa hidup.
Masih jelas sekali waktu itu penjurusan kelas untuk IPA/IPS sewaktu SMA, saya pernah berucap 'males belajar fisika, mending ke IPS yang tidak akan menemui angka sebanyak dikelas IPA' sampai berselisih paham dengan ayah yang kekeuh untuk masuk ke IPA. Dan yang terjadi adalah masuk ke kelas IPA dan alhamdulillah sangat nyaman dengan kelas tersebut (dikarenakan teman-teman bukan pelajaran).
Lulus nanti tidak ingin ketemu dengan fisika, tidak mengerti dan tidak tau kapan rumus-rumus itu akan digunakan didalam hidup yang realistis. Lebih memilih untuk masuk arsitek yang terlihat menyenangkan bermain dengan gambar, warna dan estetika. Dan yang terjadi adalah masuk di teknik sipil yang pelajarannya adalah 80% fisika dan matematika, sekali lagi seperti menjilat ludah sendiri. Dan sekarang mengetahui rumus-rumus fisika itu benar sangat berguna untuk kehidupan orang banyak.
Sewaktu kuliah pernah dengan lantang mengucapkan 'tidak akan pernah mengambil mata kuliah air lagi, ini terakhir kalinya saya belajar matakuliah air' dan yang terjadi adalah saya lulus dengan judul skripsi: Laju angkutan sedimen total pada sungai enim kabupaten muara enim provinsi sumatera selatan. Dan itu berarti sampai akhir perkuliahan saya mempelajari lebih dalam lagi mengenai ilmu air, bahkan sekarang saya sangat mencintai ilmu tersebut.

Karena sudah memiliki banyak bukti mengenai quote: 'jangan berlebihan ketika mencintai atau membenci sesuatu' karena kita tidak tahu apakah rencana tuhan dibalik dari sesuatu tersebut. Melakukan yang terbaik disegala hal dan saya yakin tuhan akan memberikan hasil yang terbaik pula.

Saturday, August 29, 2015

Curahan hati malam ini

Assalamualaikum ayah sayang, apa kabar hari ini? Ria, ibuk, dan keluarga yang lain sehat dan berusaha untuk selalu kuat walau ayah sudah tidak bersama kami lagi.
Ayah, sekarang yuk dwi dan kak nopi sudah kerja dong. Walaupun ria tau kalau ayah masih ada pasti mereka lebih bisa mendapatkan pekerjaan yang layak dengan arahan ayah.
Ayah, ria bingung. Ria bingung untuk melanjutkan hidup setelah kuliah ini harus kemana, harus berbuat apa. Kalau ayah ada pasti ayah kasih arahan dan kasih penjelasan tentang masa depan ria. Beda sama ibuk yang cuma bisa bilang tidak setuju tanpa memberikan penyelesaian masalah.
Ayah, ria harap bisa ketemu ayah walau cuma dalam mimpi. Setidaknya hanya untuk bercerita, hanya untuk melepaskan beban yang ada dipundak ini barang sebentar saja.

Monday, August 24, 2015

Kepada Kakak dan Adek

Terimakasih sudah memberikan masukan yang tidak mungkin dikatakan orang lain secara apa adanya. Menyayangi dan mencintai selalu apa adanya. Kalian adalah kritikus dan pendukung secara bersamaan yang terbaik yang pernah ada.

Kepada Ayah

Ayah, terimakasih untuk sudah berusaha sampai akhir. Berusaha sekuat tenaga agar kita tidak hidup susah. Terimakasih sudah membawa keluarga ini menjadi selalu bahagia. Terimakasih untuk selalu mengajarkan kami pelajaran hidup, tanpa harus menjelaskan dan menceritakan tetapi dengan mencontohkan dan menerapkannya di dalam kehidupan kami.

Kepada Ibuk

Ibuk, terimakasih sekali untuk selalu menjadi wanita yang kuat. Yang tidak mau dilihat sedihnya oleh anaknya. Terimakasih sudah berusaha untuk membahagiakan anak-anaknya. Terima kasih untuk kasih sayang yang tak berhingga. Terimakasih untuk ridho dan doa yang selalu kau berikan setiap saat, bahkan ketika kami semua tertidur.

Sunday, August 16, 2015

Dear you (part 2)

You Don't Even Know Me
You Don't Even Know My Story
You Don't Know Who I Am

So, why you just pretend that you know me very well? Or my story?

Oh, you just know that because they tell you what I have done before? Or you just know because you have your own analysis?

If you knew that cause they tell you, are they really know me? Or are they trusted enough? Please, you say that you're smart enough to eat all of they words.
And if you knew it from your own analysis, hey why you don't come to police department and applying to be their spy?

Please stop spying on me, or ask my friends about me. If you really want to know about me, ask me directly. I will tell you anything that what you really want to know.

Friday, August 14, 2015

Aster

Sejak saat itu seketika saya menyukai bunga ini, setelah mengetahui arti dari nama dan arti dari bunga ini. Terimakasih sudah memberi banyak ilmu, terimakasih sudah memeberikan kisah yang indah, terimakasih sudah menghadirkan cerita dalam hidup saya dan memberikan inspirasi dalam karya-karya saya. Terimakasih sudah masuk ke dalam cerita hidup saya walau hanya sebentar tetapi sangat berarti.

.i.m.u.r.i.

Aster, cinta yang sederhana

Wednesday, August 5, 2015

Ayah

Ayah, ria rindu ayah. Ayah ria sudah lulus sekarang, walaupun ria bukan masuk dijurusan yang ayah pengen tapi ayah tetep bangga kan? Ayah liat kan ibuk bahagia waktu denger kabar ria sudah lulus? Ria dapet nilai A untuk tugas akhir ria kemaren yah.
Ayah, ria janji bakal buat ayah dan ibuk bangga punya anak yang kayak ria. Yah, ria dak mau buat ibuk sedih dengan liat ria nangis waktu kerjain tugas, karena ria tau, secapek apapun ria, ibuk pasti lebih capek dengan keadaan sekarang. Walaupun sudah hampir 6 tahun ayah pergi, ria tau ibuk terlalu sok kuat dengan badannya, terlalu sibuk mikirin untuk kami sampai-sampai tidak memikirkan untuk dirinya sendiri.
Ayah, maaf ria sering males kalo diajak ketemu ayah. Ria males nangis diliat sama yang lain. Ria pengen ibuk, kakak, ayuk, ican liat kalo ria kuat. Maaf belum banyak kasih doa ke ayah, maaf jarang ngaji buat ayah, maaf jarang sedekah atas nama ayah. Ria lebih sering mentingin diri ria sendiri, kemaren ria diingetin sama temen ria kalo ria egois. Ria sadar sekarang, ria pengen lebih banyak berbuat baik untuk ayah, untuk ibuk, untuk kakak, ayuk, dan untuk ican. Bahkan untuk adek ilham, tsany dan aulia. Oh iya yah, aulia itu adeknya tsany. Anaknya pinter yah, lucu, cantik, kalo ayah masih ada pasti tsany cemburu sama aul gara-gara ayah lebih sayang ke aul.
Sudah dulu yaa yah, ria dak kuat nangis lagi. Takut ibuk masuk kamar dan liat ria lagi nangis sekarang dan buat ibuk sedih. Daah ayah

Monday, August 3, 2015

Rindu

Apalah arti memiliki,
ketika diri kami sendiri bukanlah milik kami?

Apalah arti kehilangan,
ketika kami sebenarnya menemukan banyak saat kehilangan, dan sebaliknya kehilangan banyak pula saat menemukan?

Apalah arti cinta,
ketika kami menangis terluka atas perasaan yang seharusnya indah? Bagaimana mungkin kami terduduk patah hati atas sesuatu yang seharusnya suci dan tidak menuntut apapun?

Wahai, bukankah banyak kerinduan saat kami hendak melupakan? Dan tidak terbilang keinginan melupakan saat kami dalam rindu? Hingga rindu dan melupakan jaraknya setipis benang saja.