Saturday, October 3, 2015

Tahun ke 6, 4 Oktober 2015

Ayah, sudah 6 tahun lo ayah pergi. Disini semakin terbiasa, semakin kuat, semakin hidup lagi. Walaupun begitu kami masih tetap rindu ayah, masih sering berandai-andai kalau ayah masih ada.
Ayah, sebentar lagi ria juga ulang tahun. Dari ulang tahun yang ke 16 dulu sampai sekarang, kado yang ria minta ke ayah cuma satu, ayah dateng ke mimpi ria. Ria rindu, sudah lama sekali rasanya ayah tidak dateng ke mimpi ria.
Ayah, ria mencoba menjadi wanita dewasa seutuhnya. Berpikir realistis dengan kehidupan yang akan datang. Tapi, ayah tau kan ria belum sekuat itu? Ria minta maaf belum bisa jadi anak yang baik untuk ayah, untuk ibuk. Belum bisa jadi saudara yang baik untuk kak nopi, yuk dwi, dan ican. Ria minta maaf belum bisa kasih lampu yang banyak buat ayah, belum bisa nerangin ayah disana, ria masih suka cengeng, masih suka ngeluh dengan kehidupan sekarang. Tapi ria janji, ria berusaha untuk selalu kirim lampu setiap hari buat ayah, jadi anak ayah yang kuat, yang bisa buat ibuk bahagia. Sekali lagi ria minta maaf belum bisa jadi anak yang baik buat ayah.
Sudah dulu ya yah, ria kan sudah janji bakal kuat, kalau kelamaan nulis ini nanti ria cengeng lagi.

No comments:

Post a Comment