Kemarin, seorang teman bertanya padaku tentang dirimu, tentang hubungan kita, dan menanyakan apakah aku bahagia bersamamu.
Ragu untuk menanggapinya beberapa saat, kuceritakan kepadanya tentang semua keraguanku, tentang bahagianya aku ketika kau menyempatkan menghubungiku di sela kesibukanmu, tetapi masih saja keraguan-keraguan itu lebih menang.
Mendengar semua jawabanku tentang pertanyaannya, kau tau? dia berkata kalau kau adalah pria yang baik, pria yang patut untuk aku perjuangkan.
Ketika kutanyakan tentang apa yang membuatnya berkata begitu, dia hanya berkata bahwa sebanyak apapun keraguanku tentang dirimu itu hanya asumsi yang ada dipikiranku saja, asumsi-asumsi yang tidak memiliki landasan seperti itulah yang sering merusak keadaan dan seharusnya ditanyakan langsung kepadamu.
Kuharap segera dapat menghilangkan pikiran yang mengganggu ini.
Wednesday, February 3, 2016
Rabu, 3 Februari
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment