Malam ini sungguh rasa rindu itu semakin kuat. Hmm, ayah apa kabar disana? Rindu sekali rasanya
Mulai lagi kenangan itu muncul, sehari setelah pulang dari rumah sakit saat pertama kalinya kau dirawat tidak ada sedikitpun kata yang terucap ketika kau mengantarkan aku ke sekolah. Hanya pesan bahwa sepertinya yang menjemputku pulang hari itu adalah sopir karena kau sudah tidak kuat untuk mengemudi sendiri.
Rindu ketika kita hanya pergi berdua, tanpa diketahui keluarga yang lain dan pulang membawa cemburu kepada mereka.
Rindu ketika kau meminta aku untuk membuat teh manis hangat di sore hari.
Rindu pisang goreng hangat yang biasa kau buat ketika hujan.
Rindu caramu membujukku ketika aku sedang bersedih.
Ah, maaf aku menangis lagi ayah. Gadis kecilmu sekarang sudah harus berjuang, mungkin akan berbeda kalau kau masih ada.
Thursday, February 25, 2016
25 Februari
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment