Terkadang yang kita pikirkan dalam menjalani hidup hanyalah masalah yang silih berganti datang dan datang lagi ketika masalah yang lain belum terselesaikan. Yang hanya ada dalam pikiran hanyalah mengeluh dan bertanya mengapa? Seperti tulisan saya sebelumnya mengapa kita tidak memikirkan bagaimana menyelesaikannya dan bersyukur karena telah diberi cobaan? Bukankah semakin banyak cobaan berarti tuhan masih memperhatikan kita? Dan bukankah semakin sering mendapat ujian maka derajat kita semakin meningkat?
Selain itu semua aku rasa dalam hidup kita juga harus menyadari hal-hal kecil yang sering kita lupakan seperti berterima kasih, meminta maaf dan memaafkan, serta menghargai orang lain. Bukankah hidup akan indah bila semuanya dijalani dengan ikhlas tanpa memikirkan banyak beban? Memang tak semudah yang dibicarakan dalam menghadapi kenyataannya, tetapi mengapa tidak mencoba mulai dari hal-hal yang sering terjadi dalam keseharian? Berhenti mengeluh dan menghargai hidup yang tidak lama ini..
Monday, June 3, 2013
Mulai dari hal kecil, maka hidup akan bahagia
Friday, May 31, 2013
Renungan
Semenjak malam dimana aku membaca tulisan-tulisan dari hamba-Nya yang luar biasa aku mulai menyadari dan merenung memang hidup ini hanya sekali dan singkat, tapi bukan berarti kita harus menghabiskannya hanya untuk memenangkan nafsu yang ada pada otak kita. Karena setelah diingat-ingat lagi setelah kehidupan yang indah ini akan ada kematian yang merupakan tempat kita untuk selama-lamanya dan kekal didalamnya.
Aku mulai lebih mendalami dan mempelajari lagi arti kehidupan setelah kematian dan menyadari bahwa hidup itu untuk mati. Jadi apa yang aku lakukan sekarang semestinya adalah bagaimana agar kehidupan kekalku nanti akan lebih indah dan lebih bahagia dari kehidupanku sekarang.
Mungkin dulu aku pernah terjebak dalam belenggu nikmatnya kehidupan di dalam otakku bukan apa yang ada di dalam hati dan benakku. Tapi sekarang sedikit demi sedikit kukurangi itu dan akhirnya akan hilang dengan berjalannya waktu. Mungkin benar bahwa ketika kita ingin naik ke tingkat kehidupan yang lebih baik ada banyak halangan dan godaan untuk menuju ke arah keterpurukan itu lagi. Aku hanya tidak peduli lagi tentang bagaimana aku dimata orang lain tetapi bagaimana aku di mata Allah karena-Nya lah aku hidup dan karena-Nya pula lah aku mati. Mungkin kau mau meninggalkan ketaatanmu ketika kau akan tampil dan dilihat semua orang, tapi tidak bagiku, itu adalah aku yang dulu yang belum mengenal dan dekat pada-Nya.
Ketika membaca tulisan-tulisan yang indah itu lagi aku berpikir mengapa ada manusia yang setaat ini? Perlahan tapi pasti aku mencoba memperbaiki, sekarang aku sadar bahwa pertanyaanku salah semestinya aku bertanya bagaimana agar aku bisa sepeetinya? Dan disinilah aku sekarang terus dan terus belajar untuk memperbaiki kehidupan demi kehidupan kekalku nantinya. Aku sudah sangat merindukan-Mu yaaRabb
Wednesday, May 29, 2013
dari hati naik ke mata
entah sejak kapan Allah memberikan karunia ini kepadaku, tetepi aku baru menyadarinya beberapa tahun terakhir ini.. setiap melihat seseorang dari pertama kali bertemu hati ini rasanya sudah dapat memfilter apakah mereka baik atau tidak dikehidupanku nantinya.. berhubung baru akhir-akhir ini aku menyadarinya jadi begitulah semuanya terjadi, mencoba untuk mengasihani dan akhirnya tersakiti.. akhirnya pada setiap doaku kuselipkan lagi dua kalimat penuh makna yang kuminta kepada tempat kita semestinya meminta "yaa Allah dekatkanlah aku pada orang-orang yang menyayangiku dan mencintaiku karena-Mu sebagaimana mereka menyayangimu dan jauhkan aku dari orang-orang yang membuaku merugi oramg-orang yang membuatku lupa akan keberadaan-Mu" dan terbukti pada akhir-akhir ini satu persatu tirai telah dibuka setiap hati yang cerah dan kelabu mulai terpancar.. sungguh Kau lah dzat yang maha pembuka pintu hati dan pemberi kasih kepada kami makhluk yang membutuhkan belaian kasih dan sayang-Mu.. yaa Rabb aku rindu pada-Mu