Sunday, January 23, 2022

silent treatment

Kita hanya saling diam
Kau sibuk dengan handphone mu 
Dan aku sibuk mendengarkan meeting online yang sedang berlangsung.
Sesekali aku mencuri pandang ke arah mu lewat layar laptop yang menyala hitam.

Kita bisa menghabiskan waktu berdua seharian hanya dengan bercerita sambil mengaitkan jari satu sama lain atau saling membelai lembut punggung tangan satu sama lain.

Hanya bertanya seperti apa hari yang kita lalui tanpa kita berada di sisi satu sama lain
Aku menikmati, sangat menikmati setiap detik yang kita lalui walau hanya saling diam
Kuharap kau pun begitu
Aku tau kau akan selalu ada dan mendukung apapun yang aku lakui
Dan kuharap kau pun sadar bahwa aku adalah orang yang selalu ada dan mendukung apapun yang terjadi padamu.
Aku selalu berandai pada masa lalu agar aku dapat bersikap egois memegang erat apa yang menjadi milikku dan berandai kau yang dulu tidaklah plinplan dan mengutarakan semua padaku
Tapi penyesalan adalah penyesalan.. 
Terimakasih..

No comments:

Post a Comment