Tau kah kau, sekarang setiap kata yang kau ucapkan melalui temanku atau langsung kepadaku sungguh berasa menyakitkan.
Maaf, hanya itulah yang dapat aku ucapkan untuk saat ini sampai nanti ketika kau sudah dapat memaafkan.
Mungkin kau tak inginkan lagi aku berada di kehidupanmu, tak apa pikirku awalnya, tetapi semakin kesini semakin sakit ternyata. Bahkan aku mulai berpikir bahwa mereka yang lain juga tak menginginkanku.
Tau kah kau, kuharap tulisan ini kau baca. Kuharap kau tetap membaca semua tulisanku. Kuharap kerinduan yang aku rasakan sekarang juga kau rasakan. Kuharap Tuhan mendengar semua pintaku agar pintu hatimu terbuka untuk memaafkanku.
Friday, January 8, 2016
Teruntuk dirimu
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment