Wednesday, June 12, 2019
Rantau Dedap, 13 Juni 2019
Ketika aku mengetahui hal yang dulu membuatku memiliki mimpi yang baru dan mulai menaburkan harapan.
Tapi, mimpi dan harapan itu hanya kubuat sendiri, tidak dengannya, pun dengan mereka.
Mereka sudah jauh menyusun dengan sangat rapih keadaan yang akan terjadi.
Kalau aku melihat kebelakang lagi, betapa sungguh banyak kerugian yang sudah aku dapatkan dari berharap yang ternyata hanyalah semu.
Mereka bilang tidak perlu aku pedulikan lagi, toh itu sudah menjadi masa lalu.
Ya, mereka benar.
Tapi rasa yang aku rasakan saat ini sungguh mereka mungkin belum pernah merasakannya.
Akupun berharap bisa berdamai ketika mengetahui kebenaran semuanya.
Tapi aku tidak atau mungkin belum bisa melakukannya.
Apakah harus mendapatkan yang baru agar aku dapat mengikhlaskan?
Kurasa bukan itu masalahnya, aku tidak mau menjadikan yang baru sebagai pelarian.
Aku mencoba.
Mencoba untuk menerima dan berdamai dengan keadaan.
Tetapi ketika aku mengetahui hal itu lagi, rasa sakit itu ikut tumbuh.
Sungguh, ikhlas hanya mudah untuk diucapkan tetapi sangat sulit untuk dilakukan.
Wednesday, May 8, 2019
kepada hati
hai hati..
apa kabar?
semoga masih kuat menghadapi segala macam keadaan yang terjadi saat ini..
hai hati..
terimakasih karena sudah terus bersabar dengan semua keputusan yang diambil..
hei hati..
mau kah sekarang kamu sedikit terbuka? tanpa harus berprasangka segala kemungkinan yang belum tentu terjadi..
Monday, April 29, 2019
Give up!
aku menyerah.
segala sesuatu yang menurutku benar selama ini langsung kuutarakan agar orang lain dapat mengerti.
sesekali aku menyadari bahwa perlakuanku itu menyebalkan.
tapi selama menurutku itu benar aku tetap mengungkapkan apa yang aku rasakan, karena aku tau memendam sesuatu itu tidak baik untuk diriku sendiri.
tapi sekarang, semua anggapanku tentang pemikiran tersebut kemungkinan salah.
kalau menurut pikiranku salah, belum tentu dipikiran orang lain demikian.
kalau aku tidak suka, tapi orang lain tidak masalah berarti ada yang salah denganku.
kalau aku tidak senang melihatnya, lebih baik aku yang menjauh agar tidak dapat melihatnya lagi.
persetan dengan segala kebaikan untuk orang lain, mengingatkan sesama, dan lain sebagainya, karena ketika mereka tau mereka salah, mereka tidak benar, mereka tidak akan melakukannya.
Thursday, April 25, 2019
Belajar Ikhlas
Terkadang masih sering terlintas dipikiran.
Andai ayah masih ada.. atau coba kalo ayah disini..
Kejadian demi kejadian yang datang akhir-akhir ini membuat aku sering berpikir "kalau ada ayah pasti tidak akan berujung seperti ini"
Lagi dan lagi aku harus belajar ikhlas..
Benar ternyata, ikhlas itu lebih mudah untuk diucapkan daripada dipraktekkan..