Monday, April 29, 2019

Give up!

aku menyerah.
segala sesuatu yang menurutku benar selama ini langsung kuutarakan agar orang lain dapat mengerti.
sesekali aku menyadari bahwa perlakuanku itu menyebalkan.
tapi selama menurutku itu benar aku tetap mengungkapkan apa yang aku rasakan, karena aku tau memendam sesuatu itu tidak baik untuk diriku sendiri.
tapi sekarang, semua anggapanku tentang pemikiran tersebut kemungkinan salah.
kalau menurut pikiranku salah, belum tentu dipikiran orang lain demikian.
kalau aku tidak suka, tapi orang lain tidak masalah berarti ada yang salah denganku.
kalau aku tidak senang melihatnya, lebih baik aku yang menjauh agar tidak dapat melihatnya lagi.
persetan dengan segala kebaikan untuk orang lain, mengingatkan sesama, dan lain sebagainya, karena ketika mereka tau mereka salah, mereka tidak benar, mereka tidak akan melakukannya.

Thursday, April 25, 2019

Belajar Ikhlas

Terkadang masih sering terlintas dipikiran.
Andai ayah masih ada.. atau coba kalo ayah disini..
Kejadian demi kejadian yang datang akhir-akhir ini membuat aku sering berpikir "kalau ada ayah pasti tidak akan berujung seperti ini"
Lagi dan lagi aku harus belajar ikhlas..
Benar ternyata, ikhlas itu lebih mudah untuk diucapkan daripada dipraktekkan..

Friday, April 12, 2019

April, 12th 2019. Before Midnight

ketika kita merasa bersalah atas suatu keadaan yang sebenarnya kita sendiri tidak mengetahui dengan pasti apa hal yang menyebabkan keadaan ini terjadi.
ketika kita disalahkan sepenuhnya atas apa yg sebenarnya bukan kesalahan kita.
ketika keluarga kita dihina, dan direndahkan atas suatu hal yang tidak mendasar.
kita sabar, kita mampu menghadapi semuanya dengan ikhlas..
terima kasih kepada kalian yang selalu memberikan dukungan dan percaya padaku..

tetapi malam ini, aku tahu hal yang sebenarnya terjadi..
Tuhan sudah membukakan rahasianya satu demi satu..
bukanlah kita yang salah..
bukanlah kita yang seharusnya meminta maaf pada saat itu..

mereka dengan picik merangkai semua keadaan itu..
tanpa peduli apakah kita mengerti..
tanpa peduli apakah hal tersebut sesuai dengan akal sehat..
ternyata semua itu dirangkai sedemikian rupa untuk menyelamatkan nama baik mereka..

persetan dengan nama baik kalian..
persetan dengan semua kelakuan kalian kepada kami..
toh aku sudah lama tak peduli..
tapi, untuk kali ini demi nama kedua orang tua yang telah mendidik dan membesarkanku dengan sangat baik. aku tidak akan pernah bisa memaafkan apa yang telah kalian perbuat..

terimakasih Tuhan, sudah memberikan orang-orang baik disekitar kami, sudah membukakan rahasia mereka sedikit demi sedikit. entah untuk membuat kami lebih kuat atau menunjukkan aib mereka..

Thursday, October 4, 2018

ego

entah siapa yang selalu egois dan siapa yang selalu ingin memenangkan egonya sendiri.

ketika mereka bertanya "mengapa?" dan kau mulai menjelaskan bahkan mereka pun tidak dapat menerima.

entah apakah mereka benar peduli atau hanya ingin mencari bahan pembicaraan.

yang ku tau mereka hanya bisa menghakimi tanpa pernah merasakan apa yang aku rasakan.

bahkan ketika aku menulis, hanya untuk sekedar membuang sedikit keluh kesah yang kurasakan tanpa meminta komentar orang lain, yang mereka lakukan hanya mengkritik tanpa peduli apa yang sedang aku rasakan.

aku tidak butuh dengan pengakuan kalian, dan aku pun tidak butuh dengan pendapat kalian bila aku tidak meminta.

aku hanya ingin ketenangan.